Indonesia Melawan Radikalisme

Satu Anggota Gafatar Pamekasan Pulang Diam-Diam

Anggota Gafatar Pamekasan yang dipulangkan dari Kalimantan. (Foto: alhafid rahmana/maduratimes)
Anggota Gafatar Pamekasan yang dipulangkan dari Kalimantan. (Foto: alhafid rahmana/maduratimes)

MADURATIMES, PAMEKASANSiti Junaidah, warga blok H No 10 perumahan Tlanakan Indah, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, pulang diam-diam karena terlibat sebagai anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Selasa (26/1/2016) petang. Siti dipulangkan dari tempat penampungan di Asrama Transito, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Kota Surabaya.

Kepulangan Siti dijemput petugas dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pamekasan dan dua anggota Intelkam Polres Pamekasan.

Siti masih belum mau terus terang soal keterlibatannya dengan Gafatar. Bahkan Siti menutup diri dari warga lainnya.

Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Armed Mawardi menuturkan, Siti terkesan masih tertutup dan tetap tidak mengakui keterlibatannya dengan kelompok Gafatar.

"pada awalnya pihak keluarga juga tertutup. Kemungkinan karena takut tercium oleh aparat dan ormas yang ada di Pamekasan," terang Mawardi.

Siti diserahkan kepada perwakilan keluarganya, Moh Khoiri selaku menantu, oleh petugas Dinsosnakertrans Pamekasan. (*)
 

Pewarta : Alhafid Rahmana
Editor : Khoirul Anwar
Publisher : Muhammad heryanto
Sumber : Pamekasan TIMES
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top