Naikkan Derajat Singkong, Tiga Mahasiswa Ciptakan Spageti dan Milkshake Singkong

Dari kiri ke kanan, Jonny, Hagi dan Agatha menunjukkan olahan singkong yang akan digunakan sebagai bahan spageti, milkshake dan coffe latte. (Foto: Yovinus/ SurabayaTIMES)
Dari kiri ke kanan, Jonny, Hagi dan Agatha menunjukkan olahan singkong yang akan digunakan sebagai bahan spageti, milkshake dan coffe latte. (Foto: Yovinus/ SurabayaTIMES)

MADURATIMES, SURABAYA – Kuliner dari luar negeri seperti spageti, milkshake dan coffe latte yang kerap didapati di cafe atau restoran sudah menjadi makanan umum saat ini. Namun di Surabaya, ada varian unik dari tiga jenis makanan dan minuman ini.

Adalah tiga mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala yang berhasil membuat spageti, milkshake dan coffe latte dari bahan baku singkong. Ketiganya adalah Agatha Audiana Soesilo, Hagi Pranata dan Jonny, mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Bisnis.

Mereka memilih singkong karena di Indonesia, singkong merupakan produksi hasil tani terbesar ke-2 setelah padi. Selama ini, singkong lebih umum dipergunakan untuk bahan-bahan cemilan seperti keripik, jajanan tradisional atau langsung dikonsumsi sebagai makanan pokok di beberapa daerah.

"Belum ada yang memanfaatkan singkong untuk spageti ataupun milkshake. Padahal kalau dibentuk begitu singkong akan mengalami peningkatan nilai yang signifikan, bahkan bisa masuk ke dalam bisnis kuliner yang lebih luas," ujar Agatha, Rabu (13/4/2016).

Pewarta : Yovinus Guntur Wicaksono
Editor :
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : Surabaya TIMES
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top