Serangan Jantung pada Wanita Tak Hanya Nyeri Dada

Ilustrasi (Foto : net)
Ilustrasi (Foto : net)

MADURATIMES, MALANG – Sebuah riset yang dilakukan Royal Brompton NHS Foundation Trust, University of North Norwegia, mengungkapkan fenomena menarik soal serangan penyakit jantung pada wanita.

Seperti dikutip Dailymail dari jurnal Circulation, serangan jantung pada wanita ternyata tidak selalu ditandai dengan nyeri dada. Tapi hanya bisa ditandai dengan mual dan muntah. Kondisi itu sering tidak disadari wanita sehingga penanganannya terlambat.

’’Tujuh dari sepuluh wanita melaporkan terkena serangan jantung dengan gejala utama seperti flu, tanpa nyeri dada sama sekali,’’ tulis Profesor Collin, ahli jantung dari Royal Brompton NHS Foundation Trust.

Selain tanda seperti flu, Departemen Kardiologi di Rumah Sakit University of North Norwegia, juga mencatat ada tanda lain yang muncul pada wanita. Yakni, gejala kecemasan, asma, dan gangguan pencernaan lainnya.

Biasanya, gejala ini jarang dirasakan wanita. Akibatnya saat ke dokter sudah ditemukan sumbatan di pembuluh darah yang dapat mengganggu irama jantung hingga akhirnya terjadi serangan.

’’Serangan jantung pada wanita biasanya terjadi akibat penumpukan plak secara bertahap sehingga terjadi penyumbatan di pembuluh darah. Plak bisa menyebar merata di seluruh dinding arteri dan menyebabkan gejala di seluruh tubuh bagian atas, seperti mual dan sakit perut,’’ papar Collin.

Riset di Inggris, lebih dari 28.000 wanita meninggal karena serangan jantung setiap tahunnya. Penyebab terbesarnya adalah keterlambatan diagnosis dan pengobatan.

’’Penelitian menunjukkan, wanita baru pergi ke dokter setelah 54 jam terjadi serangan atau lebih dari dua hari, sedangkan pria rata-rata setelah 16 jam,’’ jelas Collin. (*)

Pewarta : Deasy Mayasari
Editor :
Publisher : Rizki Agata
Sumber : TIMES Indonesia
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top