Galang Dukungan, Para Skater Sebar #batuneedskatepark

BUTUH ARENA: Para skater saat ini masih memanfaatkan jalan raya yang kosong atau arena depan stadion Brantas Kota Batu untuk berlatih. (Galuh Pandu Larasati/BatuTIMES)
BUTUH ARENA: Para skater saat ini masih memanfaatkan jalan raya yang kosong atau arena depan stadion Brantas Kota Batu untuk berlatih. (Galuh Pandu Larasati/BatuTIMES)

MADURATIMES, KOTABATU – Olahraga skateboard di Kota Batu makin digemari. Sayangnya, para skater (sebutan pemain skateboard) masih bermain di area yang bukan semestinya. Mereka memanfaatkan jalan, trotoar dan area kosong lainnya.

Para skater sebenarnya merasa kurang nyaman karena tidak di lokasi semestinya. Untuk itu, mereka yang tergabung dalam Batu Skate menginginkan arena bermain skateboard atau skateboard park di Kota Batu.

”Kami (komunitas) terbentuk mulai tahun 2.000. Batu Skate belum memiliki arena bermain yang memadai untuk menyalurkan bakatnya. Hanya memanfaatkan area publik atau bermain di skate park daerah lain,” tutur Koordinator Batu Skate Muhammad Habibullah kepada BatuTIMES.

Menurut Habib, dulu dia dan rekan-rekannya pernah mengajukan proposal pengadaan skateboard park. Namun  hingga saat ini belum ada respon positif dari pemerintah setempat.

Saat ini, berbekal papan luncur sederhana, biasanya komunitas ini bermain sekaligus berlatih di halaman depan Stadion Brantas.

Sesekali mereka juga berlatih di skate park Kota Malang. Kendati mengalami keterbatasan fasilitas, beberapa prestasi telah diraih anggota. Meski hanya tingkat lokal dan regional.

”Ya beberapa kali anggota kami menang lomba skateboard, ada yang masuk semifinal, finalis. Kami aktif ikut lomba," papar Habib.

Para penggemar olahraga ekstrem ini juga aktif menggelar kegiatan membuat video klip ataupun gerakan sosial lain.

Beragam aktivitas tersebut diunggah melalu akun official instagram @batuskate. Untuk mendorong pemerintah, mereka  menyertakan tanda pagar #batuneedskatepark di setiap caption atau komentarnya.

Saat ini sebanyak 50 anggota  tergabung dalam Batu Skate. Rata-rata anggota  adalah para remaja berusia 11-29 tahun.

Komunitas ini terbuka untuk siapapun yang gemar olahraga skateboard untuk bergabung dan belajar bersama.(*)

Pewarta : Galuh Pandu Larasati
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
Sumber : Batu TIMES
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top