Ketua DPW PPP Siap Maju Sebagai Calon Gubernur Jatim

Ketua DPW PPP . HM. Musyafak Nur MM, MS.i (Foto : Moch R Abdul Fatah/LumajangTIMES)
Ketua DPW PPP . HM. Musyafak Nur MM, MS.i (Foto : Moch R Abdul Fatah/LumajangTIMES)

MADURATIMES, LUMAJANG – Ketua DPW PPP Jatim . HM. Musyafak Nur MM, MS.i memberikan kemungkinan jika dirinya juga akan maju dalam Pilgub Jatim sebagai calon gubernur.

Dalam rangka semua itu, saat ini PPP Jatim sedang membentuk koalisi bersama PAN, PKS dan Gerindra.

Empat partai ini nantinya akan menggodok siapa yang akan dicalonkan sebagai Cagub atau Cawagub Jatim.

Hal ini disampaikan Ketua DPW PPP . HM. Musyafak Nur MM, MS.i, kepada media ini ketika memimpin Muscab PPP Lumajang pekan kemarin.

“Kita sudah membentuk koalisi yang kita harapkan akan permanen dengan tiga partai lain. Yakni PPP, PAN, PKS dan Gerindra. Dari empat partai ini kita memiliki 33 kursi di DPRD Jatim. Dan jumlah ini cukup untuk memberangkatkan sendiri calon gubernur dan calon wakil gubernur,” kata Ketua DPW PPP . HM. Musyafak Nur MM, MS.i.

Soal pencalonan dirinya masih sangat bergantung dengan keputusan partai koalisi dan konvensi di PPP. Katanya, jika memang PPP mendapat kepercayaan agar kadernya yang berangkat jadi cagub atau cawagub, Musyafak memastikan dirinyalah yang akan maju.

“Kalau memang dari partai koalisi menghendaki kader PPP yang maju, ya jelas saya yang akan maju. Namun semuanya masih akan bergantung dengan hasil konvensi di PPP. Saya harus patuh dengan aturan partai,” kata Musyafak lagi, sembari mengatakan bahwa konvensi di PPP baru akan dilaksanakan awal tahun 2017 mendatang.

Musyafak mengakui semua parpol dalam koalisi masih mengajukan ketuanya masing-masing untuk dicalonkan. Namun semuanya masih memerlukan pembicaraan lanjutan agar mengerucut kepada dua nama, yakni Cagub dan Cawagub.

Dikatakan, yang paling penting adalah seluruh kader partai siap untuk bekerja keras dalam usaha pemenangan ketika keputusan sudah dibuat.

“Kalau semua kader partai memang mau bekerja keras, bekerja baik, kenapa tidak. Jadi nanti seluruh kader partai koalisi memang harus bekerja keras untuk mencapai tujuan itu,” tegas Musyafak kemudian.(*)

Pewarta : Moch R Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Abi Fadlan
Sumber : Lumajang TIMES
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top