Java Coffee Kabupaten Malang

Di Rusia ada tempat khusus jual Java Coffee

Dubes RI untuk Rusia dan Belarus Wahid Supriyadi (enam dari kiri) ketika menghadiri peresmian Indonesian House kedua di Vladivostok, Rusia, 2 September lalu (Foto KBRI Rusia).
Dubes RI untuk Rusia dan Belarus Wahid Supriyadi (enam dari kiri) ketika menghadiri peresmian Indonesian House kedua di Vladivostok, Rusia, 2 September lalu (Foto KBRI Rusia).

MADURATIMES, RUSIA – Kenikmatan Java Coffee ternyata sudah lama dirasakan oleh warga Rusia. Di Rusia, tepatnya di Vladivostok, sudah ada tempat khusus untuk menikmati kopi-kopi asal Indonesia. 
Nama tempat yang menyediakan kopi-kopi Nusantara adalah Indonesian House. Dan salah satu kopi yang paling digemari adalah Java Coffee.


Di Jawa, salah satu penghasil kopi terbaik dan terbesar adalah Kabupaten Malang yang sejak zaman kolonial merupakan kopi terbaik di Indonesia. Di Vladivostok, kota paling timur di Rusia, sudah ada dua Indonesian House.


Indonesian House pertama beroperasi sejak 2015 lalu, sedangkan yang kedua, baru diresmikan pada 2 September lalu.


Peresmian Indonesian House kedua langsung dilakukan Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Belarus Wahid Supriyadi.


Pembukaan dilakukan di tengah-tengah kehadiran dubes pada perhelatan forum ekonomi terbesar kedua di Rusia “Eastern Economic Forum”. 


Sedangkan Indonesian House yang pertama dibuka di Vladivostok oleh Djauhari Oratmangun, dubes sebelum Wahid.


Indonesian House yang pertama inilah yang menyediakan produk kopi Nusantara. Sedangkan Indonesian House kedua lebih fokus pada furniture, produk interior,  dan barang-barang antik.
Saat peresmian Indonesian House kedua, Wahid mengapresiasi minat para pengusaha di Vladivostok untuk melakukan investasi dan berbisnis di Indonesia.


“Momentumnya sangat tepat. Setelah kunjungan Presiden Jokowi ke Sochi Mei lalu, minat pengusaha di kedua negara untuk melakukan bisnis sangat tinggi. Festival Indonesia yang baru diselenggarakan 20-21 Agustus lalu juga membuktikan hal itu” ujar pria yang baru menjabat sebagai dubes di Moskow sejak 5 bulan.


Dalam perhelatan Festival Indonesia di Moskow, Kabupaten Malang merupakan satu-satunya daerah di Jawa Timur yang diundang han hadir dalam acara bergengsi tersebut.


 Wahid juga menambahkan bahwa di tengah melemahnya perdagangan dunia, perdagangan Indonesia-Rusia pada kuartal pertama meningkat sekitar  17 persen, demikian juga kunjungan wisatawan mancanegara asal Rusia yang selama Januari-Juni tahun ini meningkat 17,5 persen. 


Di samping itu, Presiden Vladimir Putin saat ini sedang mencurahkan perhatiannya untuk mengembangkan Vladivostok sebagai pintu gerbang perdagangan Rusia dengan negara-negara di Asia Pasifik.


Indonesian House yang diprakarsai pengusaha Rusia Olga G. Bagryantseva sejak 2015 telah mengimpor produk furnitur dan barang antik senilai sekitar USD 23 juta dari Indonesia.


Untuk Indonesian House pertama yang dikelola oleh Konsul Kehormatan RI untuk Vladivostok, Maria Maksudinova, lebih mengkhususkan diri pada produk kopi. Sambil menunjukkan setumpuk karung seberat 1,5 ton kopi yang siap edar, Maria mengatakan, kopi asal berbagai daerah khususnya Toraja, Jawa, dan Sumatra sangat digemari di Rusia. 


Maria menyetujui usul dubes untuk juga mengimpor teh dari Indonesia. Mengingat produk teh Indonesia juga sudah cukup dikenal di wilayah Rusia bagian barat.

Pewarta : Lazuardi Firdaus
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Angga .
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top