Jalan-jalan Rame-rame Bersama AirAsia

Kunjungi Dewa Muruga Terbesar di Dunia

Patung Dewa Muruga terbesar di dunia yang ada di Batu Cave. Di belakangnya ada kuil gua yang telah berusia ratusan tahun. (Foto: Yosi/JatimTIMES)
Patung Dewa Muruga terbesar di dunia yang ada di Batu Cave. Di belakangnya ada kuil gua yang telah berusia ratusan tahun. (Foto: Yosi/JatimTIMES)

MADURATIMES, KUALA LUMPUR – Setelah Singapura, rombongan masuk ke Malaysia. Destinasi wisata pertama yang dikunjungi adalah Batu Cave. Ini adalah sebuah gua dan kuil gua Hindu dengan patung Muruga terbesar di dunia. Dewa Muruga adalah saudara dari Dewa Ganesha.

Letaknya sekitar 13 kilometer ke utara dari Kuala Lumpur. Terletak di Distrik Gombak. Batu Cave juga merupakan nama desa setempat.

Patung Muruga ini tingginya mencapai 42,7 meter. Bercat emas dan membelakangi bukit kapur. Patung ini dibangun pada 2003.

Di belakangpatung Muruga ada tangga menuju ke kuil gua. Diperkirakan kuil gua ini tingginya 100 meter dari permukaan tanah. Jumlah anak tangga menuju ke gua itu adalah 272 buah.

Kuil gua ini adalah lokasi peribadatan warga keturunan India penganut Hindu. Keberadaan kuil gua bersama para patung di dalamnya sudah berusia ratusan tahun.

Di Kuala Lumpur dan Malaysia, warga keturunan India beragama Hindu diperkirakan mencapai 20 persen.

Kondisi di dalam gua banyak terdapat kelelawar. Selain itu juga banyak tetesan air dari atap gua sehingga kondisinya lembab.

Kuil ini ramai ketika bulan Januari-Februari. Sebab pada saat itu ada festival Thaipusam yang telah digelar lebih dari 100 tahun lalu. Penganut Hindu dari seluruh dunia berdatangan ke lokasi ini.

Ada prosesi terkenal yang dilakukan dalam festival Thaipusam. Salah satunya adalah menusuk bagian tubuh pemuja Muruga dengan besi.

Lalu mereka menaiki tangga hingga menuju ke kuil gua dan menjalankan prosesi-prosesi.  ”Itu dipercaya sebagai sebuah penebusan dosa,” ungkap M.Nur, pemandu asal Malaysia kepada JatimTIMES.

Di bagian luar Batu Cave dipenuhi dengan warung-warung yang menjajakan makanan khas India. Juga suvenir-suvenir khas India.

Bagi pengunjung yang ingin berfoto, bisa juga bermain dengan burung merpati yang jumlahnya ratusan. Cukup dengan menebar jagung, maka burung merpati akan datang. Di lokasi ini juga banyak terdapat kera ekor panjang.

Jalan-jalan Rame-rame Bersama AirAsia adalah program traveling yang dikelola AirAsia Travel Service Center (ATSC) Malang.

Program ini punya empat paket tur yang bisa dipilih. Pertama adalah paket Singapura-Malaysia selama tiga hari dua malam. Biayanya hanya Rp 3,5 juta per orang.

Kedua paket Malaysia-Thailand selama 3 hari dua malam dengan biaya Rp 4 juta per orang. Ketiga paket Malaysia selama tiga hari dua malam sebesar Rp 3 juta per orang.

Dan keempat paket Singapura, Malaysia dan Thailand selama lima hari empat malam dengan biaya Rp 5,5 juta. (bersambung)

Pewarta : Yosi
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top