Mengenal Lebih Dekat 5 Desa Wisata Prioritas Kabupaten Malang (6)

Tidak Kalah Dengan Hutan Bambu Arashiyama Jepang, Andeman Sanankerto Sajikan Kesempurnaan Alam

Taman Wisata Boon Pring Sanankerto Turen tidak kalah dengan wisata hutan bambu Arashiyama Jepang (Istimewa)
Taman Wisata Boon Pring Sanankerto Turen tidak kalah dengan wisata hutan bambu Arashiyama Jepang (Istimewa)

MADURATIMES, MALANG – Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang, kalau hanya ingin merasakan sensasi alam berupa hutan bambu yang menawan. 

Di Sanankerto Kecamatan Turen, anda akan dibuai oleh pesona alam hutan bambu dengan berbagai jenis yang beberapa jenisnya hanya ada di Kabupaten Malang ini.

Boon Pring Andeman, begitulah masyarakat setempat menamai surga alam pohon bambu yang masih terjaga kealamian dan keasriannya ini. Tidak sekedar fotogenik, hutan bambu Sanankerto ini memiliki fungsi ekonomi bagi geliat masyarakatnya, yaitu sebagai perajin olahan bambu.

Inilah yang membedakan Boon Pring Sanankerto dengan hutan wisata Arashiyama Jepang atau negara lainnya seperti China yang dijuluki negara tirai bambu.

Pesona Boon Pring Sanankerto juga menarik Menteri Desa, PDT untuk berkunjung ke sana di bulan kemarin

Bagi wisatawan, taman wisata Andeman bukan sekedar menyuguhkan keteduhan, ritme mistis dedaunan bambu kala ditiup angin, atau keunikan berpuluh-puluh jenis bambu langka saja, tapi juga menawarkan berbagai spot wisata alam yang cocok untuk swafoto dan lainnya.

Danau besar yang dipenuhi ikan-ikan kecil, serta 'pulau' kecil yang berada di tengah danau bernama  Pulau Puteri Sekarsari atau Putri Lo yang dihubungkan dengan jembatan, merupakan bonus bagi wisatawan yang berkunjung mencari kesempurnaan alam. 

Inilah yang membedakan Boon Pring Andeman dengan wisata hutan lainnya di dunia.

"Boon Pring adalah wisata edukasi rekreasi, cocok bagi mereka yang membutuhkan ketenangan di antara rutinitasnya sehari-hari di kota. Juga sebagai tempat belajar dalam hal dunia perbambuan," kata Rodi, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sanankerto, Rabu (21/06).

Dulunya, yaitu sejak tahun 1980 Taman Wisata Boon Pring Andeman ini adalah sebuah sumber mata air besar dan masih alami yang tidak tersentuh masyarakat luar. Tapi, dengan berbagai potensinya, serta semakin kuatnya kesadaran masyarakat yang didorong Pemerintah Kabupaten Malang dalam kepariwisataan, sejak 2013, Sanankerto menjadi desa ekowisata Kabupaten Malang.

Kesungguhan Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dalam memaksimalkan potensi wisata berbasis desa dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat diwujudkannya dalam program kerja optimalisasi pariwisata.

"Karena sudah saatnya Kabupaten Malang yang kaya ini bangun dan menggeliat melalui wisatanya," kata Bupati Malang di kesempatan berbeda. Dia juga selalu menegaskan kekayaan alam di wilayahnya tidak kalah dengan daerah atau bahkan negara lainnya dalam kepariwisataan.

Berbagai pembangunan sarana prasarana serta beberapa fasilitas lainnya digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Pun, promosi wisata Boon Pring Andeman diintensifkan dengan berbagai acara untuk semakin memperkenalkan pesona wisata di Sanankerto ini.

Bahkan, menurut Made Arya Wedanthara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Sanankerto menjadi desa wisata prioritas di tahun 2017 ini.

"Sanankerto akan terus dikembangkan menjadi desa wisata favorit kita. Tahun ini seluruh lini kedinasan akan fokus menggarap hal tersebut di sini," ujar Made Arya kepada MalangTIMES.

Satu hal yang juga membedakan dengan wisata hutan lainnya adalah fenomena Rays of Light. Fenomena alam pagi hari yang akan membius siapapun melihatnya.

Larik-larik cahaya matahari pagi yang menyusup di celah-celah hutan bambu Andeman ini bagaikan tirai cahaya yang indah. Siapapun yang melihatnya akan berasa di dunia lain penuh keindahan.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top