Marak Penyebaran Ideologi Non Pancasila, Ini Pesan Bupati Dr H Rendra Kresna kepada KAHMI Kabupaten Malang

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Malang Bachrudin saat membacakan amanah Bupati Malang Rendra Kresna dalam acara musda II KAHMI Kabupaten Malang di Unira Kepanjen, Minggu (01/10) (Nana/MalangTIMES)
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Malang Bachrudin saat membacakan amanah Bupati Malang Rendra Kresna dalam acara musda II KAHMI Kabupaten Malang di Unira Kepanjen, Minggu (01/10) (Nana/MalangTIMES)

MADURATIMES, MALANG – Bupati Malang Dr H Rendra Kresna memiliki harapan besar terhadap Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Malang untuk ikut serta memfilter penyebaran nilai-nilai yang bertentangan dengan Pancasila.

Hal ini disampaikannya dalam Musda II Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Malang yang dilaksanakan di Unira Kepanjen, Minggu (1/10/2017) sore.

Harapan besar Rendra terhadap KAHMI Kabupaten Malang tersebut didasarkan pada kondisi zaman saat ini. Dimana pesatnya teknologi menyimpan sisi destruktif selain nilai-nilai positif yang dibawanya.

"Generasi muda sekarang lebih akrab dengan teknologi. Tanpa adanya filterisasi, maka berbagai hal yang diusungnya bisa menjadi kontraproduktif dengan kehidupan berbangsa dan bernegara,"kata Rendra Kresna melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Malang Bachrudin, Minggu (01/10).

Kondisi tersebut tentunya membutuhkan peran serta aktif seluruh elemen masyarakat. Bukan sekadar tugas pemerintahan saja. Persoalan ini pun butuh jawaban dari organisasi masyarakat seperti KAHMI.

"Kita berharap KAHMI juga memberikan warna jalannya pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Dan tetap berada di depan menjadi mitra pemerintah,"ucap Bachrudin yang membacakan amanah Bupati Malang.

Selain harapan besar yang disampaikan, Rendra juga berpesan kepada seluruh kader HMI yang kini dalam organisasi KAHMI dan telah terbukti unggul untuk tidak terlena dan tidak sigap dalam mengawal segala perubahan yang semakin cepat dalam masyarakat.

Berbagai strategi dan program yang up to date yang akan dirumuskan dalam Musda ke II ini, diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi saja. "Tapi juga bisa memberikan kontribusi semakin besar bagi Kabupaten Malang,"tulis Rendra.

Tema musda yaitu 'Revitalisasi Pancasila sebagai Common Platform untuk kebhinekaan Indonesia serta modernisasi dan kontribusi KAHMI dalam merawat NKRI' diharapkan mampu diaplikasikan dalam masyarakat. 

Dua hal yang diharapkan dalam Musda, nantinya, yaitu KAHMI dituntut untuk berkembang dinamis dan aktif serta mampu menjadi role model bagi masyarakat Kabupaten Malang khususnya.

"Saat ini berjalan maksimal di dalam masyarakat, maka infilterisasi nilai-nilai yang berseberangan dengan pancasila dan NKRI bisa dicegah dan dihilangkan,"ucap Bachrudin. 

Kedua, KAHMI juga diharapkan bisa jadi pelopor revitalisasi Pancasila. "Sehingga bersama pemerintah bersama-sama memperkuat komitmen menjaga dan menanamkan pancasila pada setiap generasi bangsa,"lanjut Bachrudin.

Pemerintah akan menjadi kuat apabila pelibatan aktif juga terbentuk dengan organisasi-organisasi yang ada di Indonesia.

Terutama dalam menjaga dan mengamankan pancasila dan NKRI yang telah terbukti mampu membuat masyarakat terus tumbuh ke arah kehidupan yang lebih baik.

"Maka, sekali lagi kita berharap kepada KAHMI untuk juga jadi filter dari penyebaran nilai-nilai atau ideologi non pancasila,"pungkas Rendra dalam kata sambutan yang dibacakan Bachrudin.

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Sumber : Malang TIMES
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top