Bupati Rendra Kresna: HUT TNI 72, Momentum Kekuatan Bersama Membangun Indonesia

Bupati Malang Rendra Kresna menyampaikan hari jadi TNI ke 27 sebagai momentum membangun kekuatan bersama dalam membangun Indonesia (Humas Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Bupati Malang Rendra Kresna menyampaikan hari jadi TNI ke 27 sebagai momentum membangun kekuatan bersama dalam membangun Indonesia (Humas Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MADURATIMES, MALANG – Hari Jadi TNI ke-72 tahun 2017 menjadi momentum penting bagi keberadaan angkatan bersenjata yang lahir dari rahim rakyat ini. 

Berbagai reformasi dalam tubuh TNI selama ini adalah upaya terus menerus untuk kembali bekerja dan mengabdi bersama rakyat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

Hasilnya, bersama rakyat TNI kuat, seperti slogan dalam hari jadinya yang ke-72. 

"Dalam hari jadi inilah TNI menemukan esensi dan kesejatiannya. Semoga selalu menjadi mitra bagi pemerintah dalam bersama membangun masyarakat di Kabupaten Malang," kata Bupati Malang Dr H Rendra Kresna, Jumat (06/10).

Harapan besar Bupati Malang terhadap keberadaan TNI tentunya menjadi bentuk keyakinan bahwa keberadaannya memang menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses pembangunan, baik manusia maupun sarana prasarana di wilayah terluas kedua di Jawa Timur ini.

Hal ini pun dijawab dengan berbagai program yang dilaksanakan oleh Kodim 0818. Seperti Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang merupakan bagian dari soliditas dan kebersamaan antara TNI, pemerintahan daerah dan rakyat.

Berbagai kegiatan yang menyatukan tiga unsur di dalam kehidupan di Kabupaten Malang tersebut, menjadi momentum penting bagi terciptanya kekuatan besar dalam menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar.

"Maka, dalam momen hari jadi inilah kita kuatkan kekuatan positif yang dimiliki," ujar Rendra yang membacakan beberapa amanah Panglima TNI, Kamis (05/10) kemarin.

Selain menguatkan peran TNI dalam masyarakat, hari jadi tersebut juga dijadikan momentum untuk membangun kekuatan dalam diri para prajurit. Terutama dalam persoalan kesejahteraannya.

Rendra yang membacakan amanah Panglima TNI menyampaikan ulang bahwa dalam persoalan kesejahteraan prajurit, pemerintah akan meningkatkan penghasilannya melalui program remunerasi.

Di bidang perumahan prajurit, pemerintah juga akan turun tangan dengan mewujudkan kebutuhan tersebut melalui rumah susun maupun perumahan non dinas melalui program kredit kepemilikan rumah sederhana sehat.

"Untuk meringankan uang mukanya, pemerintah akan membantunya," ujar Rendra yang membacakan amanah Panglima TNI. 

Berbagai kemudahan tersebut, masih menurut Rendra, akan menjadi momentum yang penting bagi prajurit sekaligus masyarakat. Dengan harapan, kesejahteraan yang meningkat akan membuat kinerja dan prestasi prajurit TNI akan semakin optimal di dalam masyarakat.

Penilaian positif dari masyarakat pun akan semakin kuat dan menjadi modal terbesar bagi tumbuhnya kekuatan besar dalam bersama-sama membangun Indonesia.

Pewarta : Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top