Bupati Malang Rendra Kresna Sematkan Syal Arema ke Seluruh Pembalap Supermoto

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat mengalungkan syal Arema kepada para pembalap dalam dan luar negeri di Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (08/10). (Nana)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat mengalungkan syal Arema kepada para pembalap dalam dan luar negeri di Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (08/10). (Nana)

MADURATIMES, MALANGBupati Malang Dr H Rendra Kresna secara khusus menyematkan syal Arema kepada seluruh pembalap  yang berlaga dalam final Indonesia Supermoto Championship (ISC) di Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (08/10).

Syal Arema dengan warna kebesaran biru dengan kepala singa yang disematkan bupati Malang merupakan bentuk apresiasi tinggi kepada seluruh pembalap Supermoto. Selain tentunya merupakan wujud pengakuan dari Pemerintah Kabupaten Malang terhadap pembalap nasional maupun internasional sebagai keluarga besar Arema.

Raut gembira para pembalap yang mendapat syal Arema telihat begitu nyata saat bersiap memulai laga final. Pun, puluhan ribu penonton yang sejak pagi telah menunggu aksi para pembalap menaklukkan track balapan.

Rendra Kresna dalam sambutannya mengataka bahwa ISC merupakan event tahunan yang cukup mengundang antusiasme para pembalap maupun dari masyarakat pecinta balapan. "Selain untuk mengenalkan kepada dunia mengenai Kabupaten Malang sebagai daerah yang layak untuk event balapan internasional, juga untuk mengangkat pariwisata kita," kata Rendra yang didampingi seluruh kepala OPD (organisasi perangkat daerah) Kabupaten Malang, DPRD serta anggota DPR RI.

 

Bupati Malang Rendra Kresna berpose bersama dengan para pembalap Supermoto, Minggu (08/10) di Kanjuruhan, Kepanjen. (Nana)

Potensi olahraga bertaraf internasional yang digelar dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Malang, menurut Rendra, patut untuk terus diselenggarakan. Sport-tourism yang kini terus diintensifkan oleh seluruh lini OPD Kabupaten Malang di bawah pimpinan Rendra mulai semakin terlihat geliat dan manfaatnya. Dengan kata lain, optimalisasi pariwisata akan cepat terwujud dengan adanya berbagai event olahraga internasional seperti supermoto ini.

"Tentunya kami terus dorong event seperti ini di Kabupaten Malang. Insya Allah optimalisasi pariwisata akan semakin cepat terwujud," ujar Rendra yang juga secara simbolis memberikan cenderamata kepada pembalap dari Belanda.

Harapan besar bupati Malang yang didukung penuh oleh seluruh OPD akan kembali menyapa masyarakat, di bulan November dengan Malang Beach Festival. Event ini mengusung berbagai lomba olahraga yang dipadukan dengan eksotisme pantai di Kabupaten Malang. (*)

Pewarta : Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top