Bukan Hanya di Riau, Diduga Pengrusakan Baliho Demokrat Juga Terjadi di Kabupaten Malang

Baliho kampanye Calon DPR RI nomor urut dua dari Partai Demokrat, daerah pilihan Malang Raya, Ir. H. Ghufron Marzuki yang diduga dirusak oknum tak bertanggung jawab (Istimewa)
Baliho kampanye Calon DPR RI nomor urut dua dari Partai Demokrat, daerah pilihan Malang Raya, Ir. H. Ghufron Marzuki yang diduga dirusak oknum tak bertanggung jawab (Istimewa)

MADURATIMES, MALANG – Bukan hanya di Riau, pengrusakan baliho Demokrat diduga kuat juga terjadi di Kabupaten Malang. Karena sebuah baliho berukuran besar yang dibuat oleh relawan calon anggota DPR RI daerah pilihan (Dapil) Malang Raya dari Partai Demokrat nomor urut dua atas nama Ir H. Ghufron Marzuki mengalami kerusakan yang cukup parah.

Dari foto yang beredar, poster yang terpasang tersebut mengalami kerusakan pada bagian gambar dari Ir. H. Ghufron Marzuki beserta tokoh kenamaan dari Partai Demokrat, yaitu Ketua Umum Partai Demokrat Suslo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Baliho tampak disobek hingga wajah dari tiga tokoh itu tak dapat dikenali. Namun untuk gambar dari SBY masih terlihat sepertiga saja.

Dalam pesan singkat WhatsApp juga tersebar beberapa video kecaman dari para relawan atas kasus yang diduga merupakan pengrusakan tersebut. Salah satunya seperti yang disampaikan Relawan Paguyuban Sakera Malang Raya, Masruhan. Melalui video singkat yang tersebar, pria bertubuh kekar itu menyampaikan kecaman sekaligus menuntut agar pihak berwajib menindak pelaku pengrusakan.

"Saya Masrukan dari Paguyuban Sakera Malang Raya menolak keras perobekan bendera atau baliho untuk Ir. H. Ghufron Marzuki. Calon DPR RI nomor urut dua dari daerah pilihan Malang Raya. Karena ada foto Presiden RI ke enam, Susilo Bambang Yudhoyono dan Pakde Karwo yang sekarang ini masih aktif menjabat sebagai Gubernur Jatim. Kami meminta agar pihak berwajib agar menindak pelaku pengrusakan," kurang lebih isi dari ucapan video tersebut.

MalangTIMES pun mencoba menelusuri dan menghubungi pria bernama Masruhan yang berada dalam video tersebut. Saat berhasil dihubungi, Masruhan menyampaikan jika pengrusakan baliho tersebut diketahui pada Selasa (18/12/2018) kemarin malam. Sebanyak dua baliho mengalami kerusakan parah, dan itu ditemukan di daerah Pujon dan Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak.

"Saya semalam dapat laporan, katanya baliho di Pujon dan Pagak rusak parah. Setelah itu saya langsung berdiskusi dan membuat laporan," katanya pada MalangTIMES, Rabu (19/12/2018).

Dia pun masih belum mengetahui dengan pasti oknum yang telah melakukan pengrusakan tersebut. Namun dirinya beserta tim memilih untuk menbuat laporan kepada pihak berwajib. Dia juga berharap agar nantinya kasus tersebut diusut tuntas.

"Sekarang tim saya sedang menuju ke lokasi untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Nanti akan kami lihat dulu perkembangannya seperti apa. Kami akan membuat laporan kepada pihak berwajib. Karena sepertinya pengrusakan dilakukan secara sengaja," pungkasnya. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]maduratimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]maduratimes.com | marketing[at]maduratimes.com
Top